Dan sekiranya kamu melihat ketika para malaikat mencabut nyawa orang-orangyang kafir sambil memukul wajah dan punggung mereka (dan berkata), “Rasakanlah olehmu siksa neraka yang membakar.”
Dan jika engkau (Muhammad) khawatir akan (terjadinya) pengkhianatan dari suatu golongan, maka kembalikanlah perjanjian itu kepadamereka dengan cara yang jujur. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berkhianat.
Danorang-orang Yahudi berkata, “Uzair putra Allah,” danorang-orang Nasrani berkata, “Al-Masih putra Allah.” Itulah ucapan yang keluar dari mulut mereka. Mereka meniru ucapan orang-orang kafir yang terdahulu. Allah melaknat mereka; bagaimana mereka sampai berpaling?
Mereka rela berada bersama orang-orangyangtidak pergi berperang, dan hati mereka telah tertutup, sehingga merekatidak memahami (kebahagiaan berimandan berjihad).
...Dan Allah akan melihat pekerjaanmu, (demikian pula) Rasul-Nya, kemudian kamu dikembalikan kepada (Allah) Yang Maha Mengetahui segala yang gaib danyang nyata, lalu Dia memberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
Mereka itu adalah orang-orangyang bertobat, beribadah, memuji (Allah), mengembara (demi ilmu dan agama), rukuk, sujud, menyuruh berbuat makruf dan mencegah dari yang mungkar danyang memelihara hukum-hukum Allah. Dan gembirakanlah orang-orangyangberiman.
Tidak pantas bagi Nabi danorang-orangyangberiman memohonkan ampunan (kepada Allah) bagi orang-orang musyrik, sekalipun orang-orang itu kaum kerabat(nya), setelah jelas bagi mereka, bahwa orang-orang musyrik itu penghuni neraka Jahanam.
Dantidak sepatutnya orang-orang mukmin itu semuanya pergi (ke medan perang). Mengapa sebagian dari setiap golongan di antara merekatidak pergi untuk memperdalam pengetahuan agama merekadan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali, agar mereka dapat menjaga dirinya.
Dan apabila diturunkan suatu surah, satu sama lain di antara mereka saling berpandangan (sambil berkata), “Adakah seseorang (dari kaum muslimin) yang melihat kamu?” Setelah itu mereka pun pergi. Allah memalingkan hati mereka disebabkan merekaadalah kaum yangtidak memahami.
Dan (ingatlah) pada hari (ketika) itu Kami mengumpulkan mereka semuanya, kemudian Kami berkata kepada orang yang mempersekutukan (Allah), “Tetaplah di tempatmu, kamu dan para sekutumu.” Lalu Kami pisahkan merekadan berkatalah sekutu-sekutu mereka, “Kamu sekali-kali tidak pernah menyembah kami.
Warning: Undefined array key 1 in /home/rndskshp/sites/marja.id/wp-includes/functions.php on line 1189
Marja.id adalah website yang menyediakan referensi utama umat Islam dengan kelengkapan teks Arab dan terjemah bahasa Indonesia yang sangat mudah untuk di-copy atau pun dibagikan.